Phylex hanya memindai aset yang terbukti milik Anda. Ini melindungi Anda dan pihak lain: tidak ada yang bisa memakai Phylex untuk memindai website orang lain. Buka tab Aset, klik Verifikasi pada aset, lalu pilih salah satu cara di bawah.

Cara A: record DNS TXT (disarankan)

  1. Buka pengelola DNS domain Anda (Cloudflare, cPanel, Niagahoster, registrar, dan sebagainya).
  2. Tambahkan record TXT dengan nama _phylex-verify.<hostname>, misalnya _phylex-verify.app.perusahaan.co.id, dan isi phylex-verify=<token> persis seperti yang ditampilkan console.
  3. Tunggu 1–5 menit, lalu klik Periksa DNS.

Cek sendiri dengan dig TXT _phylex-verify.app.perusahaan.co.id. Beberapa pengelola DNS otomatis menambahkan nama domain di belakang; bila hasil cek kosong, coba isi nama tanpa domain utama (mis. _phylex-verify.app).

Cara B: file di website

  1. Buat file teks phylex-verify.txt berisi token dari console.
  2. Unggah sehingga bisa dibuka di https://<hostname>/.well-known/phylex-verify.txt.
  3. Klik Periksa file.

Cara C: dokumen RoE bertanda tangan

Pakai cara ini bila DNS dan file tidak bisa diubah, misalnya untuk staging atau API di platform pihak ketiga. RoE (Rules of Engagement) adalah surat izin pengujian yang ditandatangani pejabat berwenang di organisasi Anda.

  1. Klik Unggah RoE, isi nomor dokumen, nama dan jabatan penanda tangan, serta tanggal berlaku (opsional).
  2. Unggah berkas PDF, PNG, atau JPG (maksimal 10 MB).
  3. Tim Phylex memeriksa dokumennya. Anda mendapat email saat disetujui atau ditolak beserta alasannya.

Setelah tanggal berlaku RoE lewat, aset kembali belum terverifikasi dan Anda perlu mengunggah RoE baru.

Bukti dicek ulang sebelum setiap scan

Untuk cara DNS dan file, Phylex memeriksa ulang bukti tepat sebelum setiap scan, termasuk scan terjadwal. Jangan hapus record atau file setelah verifikasi. Bila bukti hilang, status aset berubah menjadi Verifikasi hilang dan scan ditolak sampai Anda memverifikasi ulang.